Jumat, 07 Juli 2017

kiat belajar mengendara sepeda untuk dewasa

Latar Belakang

Sebagian beranggapan bahwa belajar sepeda ketika dewasa adalah hal yang sulit dilakukan. Sehingga perlu berhari-hari latihan. Namun hal itu dapat diatasi, dengan metoda yang tepat maka orang dewasa mampu belajar sepeda secara cepat dan segera. Dari pengalaman saya memberikan latihan ini, orang dewasa mampu belajar bersepeda dalam sehari atau tepatnya kurang dari 5 jam.
[English Version in my facebook]

Metode belajar bersepeda secara cepat telah saya temukan pada beberapa video di youtube. (lihat daftar link video di youtube di bawah). Semua metode memilik tahap-tahap serupa.

Tahapan Belajar Bersepeda:

A. Mengenal Sepeda dan "Berjalan" Dengan Sepeda
B. Merasakan Keseimbangan dan Menjaganya
C. Mengayuh dan Mengendarai Sepeda
Detil-detil setiap tahapan dan kebutuhannya

A. Mengenal Sepeda dan Berjalan Dengan Sepeda

  1. Setang, rem, sadel, pedal adalah bagian sepeda yang perlu dipahami oleh pemula.
  2. Membiasakan bereaksi dengan rem.
    hal yang penting diingatkan kepada pemula untuk selalu meletakkan jarinya pada tuas rem di setang. Mencoba mengerem dengan berbagai tingkat kekuatan, dari yang lembut untuk memperlambat laju sepeda hingga mengerem yang kuat untuk memberhentikan sepeda dengan segera. 
  3. Berjalan dengan sepeda.
    Yup, benar "berjalan dengan sepeda' ini adalah tahap pengenalan penting bagi pemula jika pemula sudah dapat mendorong sepeda dengan nyaman dan mata menuju ke arah depan bukan lagi mengamati stang dan roda sepeda, maka dapat dilanjukan ke latihan berikutnya
    Pada tahap ini, setidaknya pemula perlu membiasakan diri mendorong sepeda bolak balik, minimal 5x dengan jarak masing-masing sekitar 10~20 meter. Mata tidak lagi melihat setang dan roda depan ketika mendorong sepedanya.
  • yang diperlukan:
    - Sepeda nyaman bagi pemula. Ketika duduk di sadel, kaki pengendara masih bisa menyentuh di tanah.
    - Pedal dilepas agar tidak menganggu kegiatan berjalan dengan sepeda.

B. Merasakan Keseimbangan dan Menjaganya

  1. Meluncur terkendali.
    Pada tahap ini pemula berlatih meluncur dengan sepeda beberapa kali dari permukaan yang sedikit tinggi dan meluncur terkendali ke tempat yang lebih rendah. 
  2. Menjaga Kesimbangan.
    Setelah beberapa kali meluncur dari bukit landai, pengendara pemula secara reflex mulai mengangkat kedua kakinya dan tidak menyentuh tanah 2 ~ 3 detik serta membiarkan sepedanya meluncur seimbang. Jika pemula sudah mencapai hal itu, maka bisa dilanjutkan belajar mengayuh sepeda dengan pedal.
  • yang diperlukan:
    - Pedal dilepas agar tidak menggangu kegiatan meluncur dengan sepeda.
    - Lapangan rumput dan memiliki kemiringan sangat landai tapi cukup membuat sepeda meluncur.
    - Memakai helm sepeda.

C. Mengayuh dan Mengendarai Sepeda

  1. Belajar mengayuh pertama kali. Umumnya pemula agak canggung dan kesulitan mengayuh, karena belum menyadari perlu tenaga untuk memberikan dorongkan sepeda yang telah memiliki beban tambahan dari tubuh pengendara sendiri, oleh sebab itu di tahap awal belajar mengayuh masih perlu 2 atau 3 kali meluncur dari bukit dan selanjutnya berlatih mengayuh di tanah datar dan rata. Serta dibantu teman/pelatih  untuk mendorong sepeda dari belakang. 2 ~ 3 kali. Dengan bantuan mendorong, pemula akan menyadari bahwa kayuhan pertama memang perlu tenaga cukup agar sepeda dapat bergerak maju.
  2. Mengendalikan arah sepeda.
    Pemula di tahap ini, mampu mengendalikan arah sepeda dan mata pengendara sudah tidak lagi sering-sering mengamati setang sepeda melainkan tertuju ke depan atau pada arah yang diinginkan.
  • yang diperlukan:
    - Pedal dipasang kembali.
    - Lapangan rumput yang rata dan datar, tidak ada kemiringan ataupun kontur.
    - Memakai helm sepeda

Dari tahap-tahapan di atas terlihat bahwa tahap kedua (B) yaitu melatih menjaga kesimbangan sepeda ketika meluncur adalah kunci utama belajar sepeda. Kegagalan orang dewasa belajar sepeda adalah langsung ke tahap C (mengayuh sepeda) tentu hal ini sulit tercapai karena belum  pernah melewati tahap berlatih untuk merasakan dan mejaga keseimbangan sepeda!.

Tambahan

Latihan lebih lanjut, pemula mulai berlatih mengayuh tanpa duduk di sadel. Kemampuan ini diperlukan jika melewati permukaan jalan tidak rata, tanjakan dan mengendarai sepeda perlahan-lahan.

Pemula yang ingin bersepeda di jalan umum, diharapkan memperhatikan peraturan belalu-lintas sebelum memasuki jalur umum. Di beberapa negara memiliki peraturan yang berbeda demi keselamatan bersepeda. Sebagai contoh pada link berikut:
http://www.holland-cycling.com/tips-and-info/safety/traffic-rules-and-regulations-for-cyclists



Tautan yang berguna
Youtube
https://youtu.be/WP3DNPDKxOM
https://youtu.be/wqmzwVrkTU4
https://youtu.be/NIsDrtPTTd8

Web
http://www.bicycling.com/beginners/tips/how-to-learn-to-ride-a-bike-as-an-adult

Akhir

Saya senang dapat memberi pelatihan bersepeda kepada orang dewasa tidak dapat bersepeda sebelumnya sehingga mereka mampu bersepeda dalam waktu singkat.  Plus, memberi latihan pun diadakan dengan acara piknik dengan teman-teman kelas bahasa Polandia, FDS pada musim panas di Warsawa. Sehingga suasana latihan bersepeda menjadi lebih ceria.

Sekian dulu untuk mengenai tahap awal belajar sepeda pertama kali.
[Artikel ini terus diperbaharui]

Selasa, 27 Juni 2017

Finding Tintin Comic Book in Poland

4 years ago when I arrived in Warsaw at the first time on 2013, it was not easy to find Tintin book (in Polish language) even in big retail book store, such as: Empik.  I thought that Tintin's story was not so famous in Poland.

3 or 4  in 1 format
"stamp book" size format
In the following year, finally, I found new Tintin books in two stores, Empik  & Komiksy [Komikslandia*]. They said that the new printed  will be published in certain tittles only (including 3in1 format or "stamp book size" format which I bought it in a comic store). The rest of title will be published depend on market responses. Until now, it is still rare to find Tintin book in general book store.
New Printed (2009)  in regular book size.
__________________

Here is a complete list Tintin book title in Polish Language:
  1. Reportera "Petit Vingtième" w Kraju Sowietów
  2. Tintin w Kongo
  3. Tintin w Ameryce
  4. Cygara Faraona
  5. Błękitny Lotos
  6. Pęknięte Ucho
  7. Czarna Wyspa
  8. Berło Ottokara
  9. Krab o Złotych Szczypcach
  10. Tajemnicza Gwiazda
  11. Tajemnica Jednorozca
  12. Skarb szkarłatnego Rackhama
  13. Siedem Kryształowych Kul
  14. świątynia Słońca
  15. Tintin w Krainie Czarnego Złota
  16. Kierunek Księżyc
  17. Spacer Po Księżycu
  18. Afera Lakmusa
  19. Koks w Ładowni
  20. Tintin w Tybecie
  21. Klejnoty Bianki Castafiore
  22. Lot 714 Do Sydney
  23. Tintin i Picarosi
  24. Tintin i Alph-Art



In addition, during finding the book,  I  found an old Tintin books which  printed with old price, 38.000 zł, (comparing with the price today: around 24 zł).
printed circa 1974
________________________

Comic Store List where I have visited and found  Tintin books:
  1. Yatta.pl Popculture Center and its facebook page
    Address: 00-521, Hoża 19, Warszawa
    [available all title of tintin book, 26 June 2017] .
  2. *Komikslandia,
    Address: Metro Centrum, Pasaż handlowy, Pawilon 2001 A, Warszawa.
    [available on certain title, 26 June 2017]
  3. EMPiK Megastore
    Address: Nowy Świat 15/17, 00-001 Warszawa
    [26 June 2017, Tintin book is not available]
Yatta.Pl
Komikslandia



[This article is still updating]


Kamis, 22 Juni 2017

Catatan - tentang Raspberry Pi

Artikel ini memuat catatan dan link yang terkait dengan set-up Raspberry Pi.

- Beli 
  secara on-line di Kamami.PL Juli 2016 Warsawa, Polandia

Setup OS
- via USB flash memory, ikut petunjuk dari Raspberry Pi official web


Link-link berguna menyetel Raspberry Pi
- Display
- Wi Fi

  • Wifi tiba-tiba mati, setelah membaca di forum terkait dengan tidak berfungsinya wi-fi tidak ada cara lainnya selain menukar seluruh set Raspberry Pi dan gratis dari dealer.

- Audio

  • Sejauh ini tidak ada masalah dengan pengaturan audio, baik via HDMI maupun dari 3.5 mm audio jack.


- Video Player

  1. OMX Player control

  1. VLC Player

  • Selama mencoba, VLC player hanya berfungsi memutar file audio saja 


Grafic/Photo/Image 

  1. GIMP


- Tweak RPI
- SSH

Rabu, 21 Juni 2017

Saya, Sains dan Spiritualitas

Ini hanya catatan dari pandangan saya tentang hal ini, yang saya kutip-ulang dari komentar saya sendiri di sosmed atau milis, sehingga halaman ini akan di-update dari waktu ke waktu dan tentunya tidak berurutan.

Pada bagian selanjutnya adalah kumpulan meme dan link blog dari internet dan kutipan-kutipan dari tokoh atau teman yang terkait dengan hal ini: sains, humanis, spiritualitas dan agama.

ilustrasi irisan antara sains, spiritualitas dan agama (dari facebook)

OPINI atau komentar saya di sosmed (umumnya dari facebook)
Catatan: isitilah Agama yg dipakai sesuai definisi di wiki.  (Religion is organized beliefs.)

1.) ...karena cara berfikir sains dimulai dari "keraguan" dan "pertanyaan" untuk mencari pembuktian dan kepastian dengan melalui metode ilmiah (hipotesa, percobaan hingga kesimpulan) sedangkan cara agama dimulai dari "keyakinan", mesti percaya dan yakin tanpa perlu bukti2 empiris. (kalo ngga ada buktinya ya...dicari-cari aja, supaya "klop" agar umatnya tambah tebal imannya). Jika Qur'an adalah buku sains apakah dapat berfungsi sebagai referensi percobaan ilmiah untuk menghasilkan teori ilimiah dan terpakai, misal: radiasi, perhitungan grafitasi, rumus energi dll?
ataukah Qur'an dapat sebagai referensi untuk membuat ilmu aplikasi (teknologi)?
IMHO, tentu tidak, karena bahasa Qur'an bukanlah bahasa sains (eksak). tetapi bahasa sastra untuk kebutuhan spiritual manusia (umatnya).
  • Sains terbuka untuk dikoreksi, Bila mencapai 'temuan'2 baru dan terkini maka kebenaran terakhir lah yg dipakai, Semakin dikoreksi, suatu cabang sains, maka semakin matang, detil dan berkembang.
  • Agama, ngga' dapat dikoreksi ataupun diupdate karena akan melecehkan keyakinan awal. (silahkan coba2 mengoreksi, akan dianggap aliran sesat atau sempalan)


2.) IMHO, mungkin 'sains' dan 'spritual' lebih dapat berjalan bersamaan. Spritiual, hal-hal berhubungan kejiwaan, kearifan manusia, bisa terkait dng suatu agama tertentu bisa juga tidak. Bagi saya, Qur'an sebaiknya untuk meningkatkan spritual pengikutinya agar mencapai kearifan (mestinya), jadi ngga ada hubungannya dng sains.

3.) sekarang ...'agama' kalo cuma sebagai lembaga dan label, ngga akan mampu mendidik manusia manjadi lebih spritual dan beradab...tapi malah sebaliknya,  brutal dan tidak manusiawi



_____________________________________________


KUTIPAN

--
You don't need religion to have morals. If you can't  determine right from wrong then you  lack empathy, not religion.

--
The purpose of religion is to control yourself, not to criticise others.
[Dalai Lama]

--
Islam datang bukan untuk mengubah budaya leluhur kita jadi budaya ARAB, bukan untuk AKU jadi ANA, SAMPEYAN jadi ANTUM.. SEDULUR jadi AKHI..
Kita pertahankan milik kita, kita haru filtrasi ajarannya, tapi bukan budayanya..”
[Gus Dur - Abdurrahman Wahid]

--
Fables should be taught as fables, myths as myths, and miracles as poetic fantasies. To teach superstitions as truths is a most terrible thing. The child mind accepts and believesthem, and only through great pain and perhaps tragedy can he be in later years relieved of them.”
[Hypatia]

--
To rule by fettering the mind through fear of punishment in another world, is just as base as to use force... Reserve your right to think, for even to think wrongly is better than not to think at all.
[Hypatia of Alexandria]

--
Islam yes, Partai Islam no”.
[Cak Nur - Nurcholis Madjid]

--
We must question the story logic of having an all-knowing all-powerful God, who creates faulty Humans, and then blames them for his own mistakes.
[Gene Roddenberry]

--
Science VS Religion
http://theimmoralminority.blogspot.com/2014/01/science-vs-religion.html

Science vs Faith
http://s713.photobucket.com/user/Sane_Person/media/science-vs-faith.jpg.html


__________________________________


Dari Berbagai Blog

Lebih detil tentang perbedaan antara Agama dan Spiritualitas
  1. Agama membuat anda tunduk - Spiritualitas membebaskan anda.
  2. Agama mengenalkan ketakutan - Spiritualitas menunjukkan bagaimana anda menjadi berani.
  3. Agama menunjukkan anda kebenaran - Spiritualitas menunjukkan cara bagaimana anda menemukannya sendiri.
  4. Agama memisahkan anda dari agama2 lain - Spiritualitas menghubungkan dan menyatukan segalanya.
  5. Agama menjadikan anda ketergantungan - Spiritualitas menjadikan anda mandiri.
  6. Agama menerapkan hukuman - Spiritualitas mengajarkan konsekwensi.
  7. Agama membuat anda mengikuti jejak orang lain - Spiritualitas mengajak anda menempuh jalur anda sendiri.
  8. Agama mensyaratkan anda percaya begitu saja telan mentah-mentah - Spiritualitas menjelaskan mekanisme dan hubungan-hubungannya.
  9. Agama memandang Tuhan ada diluar sana - Spiritualitas memandang Tuhan ada dibatin yg terdalam pada semua ciptaan.
  10. Agama (khususnya exoteric) melarang pengolahan dalam (inner training) - Spiritualitas justru mengenalkan anda ada dunia luas di dalam dan mengajak utk mengolah dalam.
  11. Agama berbasiskan kitab yang dianalisa dengan suatu teori pengetahuan tertentu (hermeneutika / ilmu tafsir) - Spiritualitas mengajak anda membaca alam baik luar dan dalam.
  12. Agama membatasi apa yang boleh dipercaya - Spiritualitas mendobrak batasan2 itu agar anda melihat bahwa segala sesuatu itu beralasan dan memiliki maknanya sendiri2 sebagai suatu kesatuan agung.
  13. Agama dan sains tidak dapat disatukan - Spiritualitas sejalan dengan sains.
  14. Agama disconnect dari realitas - Spiritualitas connect ke realitas.
  15. Agama mensyaratkan keanggotaan dan ikatan pada suatu institusi / label tertentu - Spiritualitas mengarahkan pada pembebasan diri dari identitas apa pun.


Catatan:
Nomor 1 ~ 7 dari link berikut di bawah dan nomor 9 ~ 15 Tambahan dari Daniel Suchamda (facebook):
http://expandedconsciousness.com/2014/10/15/7-differences-between-religion-and-spirituality/
  • Religion Makes You Bow – Spirituality Sets You Free
  • Religion Shows You Fear – Spirituality Shows You How to Be Brave
  • Religion Tells You The Truth – Spirituality Lets You Discover It
  • Religion Separates from Other Religions – Spirituality Unites Them
  • Religion Makes You Dependent – Spirituality Makes You Independent
  • Religion Applies Punishment – Spirituality Applies Karma
  • Religion Makes You Follow Other Journey – Spirituality Lets You Create Your Own

----
mungkin ini mewakili opini dari perkembangan terakhir antara agama dan sains,
Paus Francis akui kebenaran teori evolusi dan big bang, tetapi....  (Ioanes Rakhmat)
http://ioanesrakhmat.blogspot.com/2014/10/paus-francis-akui-kebenaran-teori.html

----


sumber: http://genotopia.scienceblog.com/tag/neil-degrasse-tyson/
http://www.goodreads.com/quotes/340727-the-good-thing-about-science-is-that-it-s-true-whether

----
Untuk dicatat bahwa Sila Pertama pada Pancasila BUKAN untuk mengajak Monotheisme, tetapi memahami Ketuhanan yang "luas'.
http://satya-kumara.blogspot.co.id/2013/06/ESA-dalam-silapertama-bukan-berarti-satu.html